Sejarah Batu Akik Combong


Combong banget sich kamuhttps://tokik.blogspot.com/

Zaman dahulu kala, saat kuda masih doyan pisang goreng, ada seorang pengrajin batu akik. Dia menemukan bahan batu akik tidak terlalu besar, tapi cakep. Ditelisiklah batu tersebut. Lihat kiri kanan, bidik atas bawah, ternyata sial, batu tersebut gak bakalan bisa jadi sempurna karena ada bolongnya. Cacat. Tidak sempurna. Mau dibuang, sayang. Akhirnya dibikin juga dehh… Kemudian dia bikin pola, dibentuk, digosok dan dipolesnya batu tersebut berbentuk cabochon. Singkat cerita, jadilah batu akik cacat yang ada bolongnya.

Setelah batunya jadi, kinclong, cakep, sang pengrajin mulai befikir, “Gimana cara jual Batu Akik ini ya? batu akik bolong kek begini siapa yang mau beli?.”

Sang pengrajin tahu, bahwa sebagian penggemar batu akik khususnya di Indonesia, masih suka mengaitkan batu akik dengan mitos dan hal-hal mistis. Kenyatannya masih banyak yang percaya batu akik punya khasiat magis ini dan itu. Akhirnya dia pun menjual batu akik cacat tersebut dengan dibumbui unsur mitos, magis dan mistis. Dikatakannya batu cacat tersebut bisa menarik lawan jenis. Pengasihan. Apabila dipake, maka cewek-cewek jadi nempel kayak perangko. hahaha… Intinya dia buat Trik Politik, Strategy Pemasaran, supaya batu cacatnya laku.

Demikianlah sejarah batu akik combong. Benar atau tidaknya silahkan pembaca adakan riset sendiri di laboratorium gemology yang terkenal di jerman. Die ständige Kontrolle der notwendigen technischen Geräte sowie eine qualitätsgerechte Probenahme, Probenvorbereitung und Analytik, bilden einen weiteren Grundpfeiler unserer Qualitätspolitik. Eine entscheidende Grundlage zur Umsetzung dieser Politik ist die Qualifikation unserer Mitarbeiter, die durch gezielte Weiterbildungsmaßnahmen ständig erhöht wird. Hierzu gehört auch die Aufgabe, die jeweilige Messmethode auf dem neuesten wissenschaftlichen Stand zu halten und die Qualität der Analysenve… Bahasa apaan tuh?? Terus terang Denis Kick nggak ngerti bahasa jerman!! hahaha..



Sekilas Tentang Batu Akik Pancawarna

Batu Akik Pancawarna Berkualitas Tinggihttps://rajapancawarna.blogspot.com/

Batu Akik Pancawarna itu batu yang menarik. Batu ini bisa diperoleh dari beberapa wilayah di Indonesia, Garut, Purbalingga, Karang Nunggal, Jambi, dan lain-lain, tetapi khusus di Jakarta bisa diperoleh di Pusat Grosis Batu Akik, yaitu Pasar Rawa Bening hahaha.. orang-orang bule bilang batu akik pancawarna dengan sebutan Multicolor Agate.

Sebelum lanjut baca artikel tentang Batu Akik Pancawarna ini, Maaf gan, Denis Kick mau berpesan : Hidup jangan terlalu serius. Senyum dong. Tapi untuk mengejar akhirat yang abadi, harus serius. Lanjut gan bacanya, santuy aja …

Batu Akik Pancawarna adalah batu yang memiliki banyak warna. Kuning, hijau, biru, merah, hitam, putih, ungu, oranye, coklat, dan lain-lain. Banyak warna ada dalam satu batu. Ini definisi batu akik pancawarna yang Denis Kick baca di Blognya Raja Pancawarna. Panca artinya lima, warna artinya yaa warna lah … Jadi, batu akik pancawarna adalah batu yang minimal memiliki lima warna. Kalo warnanya kurang atau lebih dari lima warna, gimana? yawdah daripada repot, sebut aja Batu Akik Pancawarna juga. Gitu aja repot kalo kata almarhum Gusdur hahahaha..

Kalo agan bingung seperti saya dengan nama-nama batu akik, silahkan agan baca artikel Nama Batu Akik Bikin Bingung ini. Dan kalo mau tahu Sejarah Batu Akik Combong, agan bisa klik di sini.

Batu Akik Pancawarna

Raja Pancawarna

Jual Batu Akik Pancawarna

Nama Batu Akik Bikin Bingung

Zamrud dan Ruby

Ternyata nama-nama batu akik itu banyak banget. Bahkan satu batu, namanya bisa terdiri dari beberapa nama. Denis Kick jadi bingung hahaha.. Coba deh, bawa batu akik kamu kepada para penggemar batu akik, kolektor, pengrajin, atau penjual batu akik. Kemudian tanyakan apa namanya. Tanyainnya satu persatu atau orang perorang saja. Besar kemungkinan mereka akan menjawab dengan nama-nama yang berbeda.

Contohnya begini. Bawa batu akik bacan. Tanyakan apa namanya. Maka kita akan menemukan jawaban yang berbeda-beda. Ada yang menjawab, Bacan Doko, Bacan Palamea, Bacin, Bacan Gulau, dan ada juga yang menjawab krisokola, ada juga yang bilang Chrysocolla in Chalchedony. hehehe…

Kadang-kadang ada juga yang sotoy, “Ini bukan bacan bang, ini mah batu garut!.” Kalo ketemu orang yang kek gini, Denis Kick cuma manggut-manggut aja. Hmm… Udah jelas-jelas batu bacan kok dibilang batu garut??

Yawdahlah yang jelas, kalo mau tau nama batu akik, Denis Kick lebih suka bertanya kepada ahlinya, yaitu pakar Gemology atau yang disebut Gemologist. Dimana bisa bertemu mereka? yaa di lab-lab gemology. Tapi kudu bayar. hahaha…

Lanjut Baca Sejarah Batu : Batu Akik Pancawarna dan Sejarah Batu Akik Combong